Purnawirawan TNI Dan Menko Wiranto Temui Presiden Jokowi Di Istana, Apa Yang Dibahas?


PLPV NEWS – Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah mengundang sejumlah Purnawirawan TNI di Istana Merdeka Secara Tertutup pada Jumat (31/5/2019).
Dari pantauan jurnalis yang berada di sekitaran Istana Merdeka pukul 14.00 WIB Menko Polhukam Wiranto hadir Bersama Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat Letjend TNI (Purn) Kiki Sanakri, dan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, dan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto.

Dan juga terlihat mantan KSAD Jenderal (Purn) Wisyom Arismunandar, Letnan Jenderal TNI (Purn) Sintong Hamonangan Panjaitan, dan Letjen TNI (Purn) Rais Abin

“Orang mau ketemu Pak Jokowi silaturahmi saja enggak usah diributkan” kata Wiranto

Sebab itu dalam dalam pertemuan nanti, dia berharap komunikasi antar purnawirawan tersebut menjadi jembatan. Supaya membuat suasana menjadi bai kantar purnawirawan.

Kemudian ketika  ditanya apakah dalam pertemuan tersebut membahas tentang susunan kabinet kerja Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menjawab

“ Oh enggak, enggak. Jauh itu, Enggak enggak. Intinya itu, membangun kohesivitas lagi ya”


Inilah Alasan Lisensi Terbang Captain Vincent Raditya Dicabut


PLPV NEWS - Siapa yang tak mengenal Captain Vincent Raditya Pilot dan juga Youtuber terkenal ini mengalami nasib yang malang, karena lisensi untuk ia terbang dengan menggunakan pesawat bertipe single engine di cabut.

Dengan begitu pilot Batik Air tersebut ia tak bisa lagi membuat konten YouTube di atas pesawat Cessna 172 miliknya. Dan dalam konten youtubenya tersebut Capt. Vincent Raditya sering menggunakan aksi zero gravity di pesawat pribadinya tersebut. Dalam surat bernomor AV.402/0041/DKPPU/v/2019 tertanggal 21 Mei 2019.

Ada beberapa pelanggaran yang dilakukan Capt. Vincent Raditya sehingga lisensi single engine  dibatalkan.

"Capt Vincent Raditya pada saat mengoperasikan pesawat Cessna 172 registrasi PK-SUY dengan membawa penumpang yang duduk di samping Pilot (Hot Seat), tidak menggunakan shoulder harness sesuai ketentuan dalam CASR 91.105 dan CASR 91.107,"

Dan juga Kemenhub menilai telah terjadi pelanggaran saat Captain Vincent Raditya memberikan kendali terbang kepada orang yang tidak berwenang.

Untuk masalah zero gravity.  Kemenhub menyebut Captain Vincent Raditya melakukan aksinya dalam penerbangan sipil. Padahal, seharusnya aksi zero gravity hanya dilakukan untuk peserta latihan penerbangan saja, bukan untuk penerbangan sipil.

"Capt Vincent Raditya pada saat mengoperasikan pesawat Cessna 172 registrasi PK-SUY dengan sengaja melakukan exercise G Force (zero gravity) kepada penumpang umum," tulis Kemenhub.

Pengakuan Sopir Ambulance Pengangkut Batu Demo 22 Mei



Newdaily.news - Seorang sopir ambulance sedang menjadi sorotan media di indonesia, bukan karena ugal-ugalan atau menabrak warga melainkan sopir ambulance tersebut membawa batu didalam mobilnya tersebut kedalam kerusuhan pada 22 Mei.

Berikut ini merukan pengakuan sopir ambulance yang bernama Yayan, pengakuan tersebut diutarakan sopir itu dalam sebuah video yang didokumentasikan penyidik Polda Metro Jaya.

"Saya Yayan, sopir dari Gerindra, diperintahkan untuk ke kantor Pusat di Tjokroaminoto. Dari situ saya langsung ke Bawaslu. Di situ setelah diperiksa oleh bapak polisi ditemukan batu dan tidak ada alat medis di kendaraan saya," ujar Yayan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono juga mengatakan bawha mobil ambulance berlogo partai gerindra tersebut berasal dari PT  Arsari Pratama 

Tujuan pengiriman mobil ambulance tersebut adalah untuk memberikan pertolongan jika ada korban yang jatuh pada 22 Mei, Tapi setelah diamankan polisi yang ditemukan di dalam mobil ambulance tersebut bukanya peralatan medis melainkan bongkahan batu.

Polisi juga masih menyelidiki asal batu tersebut karena 5 penumpang ambulance tersebut tidak tahu asal dari batu yang ada di ambulancenya tersebut.

Demo 22 Mei Disusupi ISIS,Inilah Bukti Yang Ditemukan Polisi


Newdaily.news - Demo yang terjadi pada tanggal 22 Mei membuat titik di jakarta menjadi suasana yang mengerikan dan amat mencekam

Kerusuhan aksi 22 Mei akhirnya berakhir pada Kamis (23/5/2019) pagi. Dalam demo 22 Mei polisi telah menangkap setidaknya 300 orang sebagai tersangka atas kerusuhan yang terjadi pada aksi 22 Mei. Mereke ditangkap di Gedung Bawaslu, Petamburan, dan Gambir Jakarta.

Polisi juga telah mengantongi beberapa bukti seperti, bom molotov,  uang dalam pecahan rupiah maupun dolar, benda-benda tajam, senjata tajam seperti parang, celurit, dan juga petasan. Selain itu juga ada ambulans dari salah satu partai.

Polisi juga menemukan bukti baru terkait kerusuhan 22 Mei 2019 yang terjadi di beberapa titik di Jakarta. Polisi menduga kelompok Gerakan Reformasi Islam (Garis), yang juga pendukung gerakan terorisme ISIS, berada di balik aksi 22 Mei tersebut. Bukan sekali saja kelompok ini mencuat namanya. Terakhir nama ini muncul saat capres Prabowo Subianto berkampanye di Cianjur, Jawa Barat, Selasa, 12 Maret 2019.

Prabowo Tanggapi Aksi 22 Mei



Newdaily.news - Prabowo Subianto memberikan tanggapan soal aksi 22 mei, dari statemen yang dibaca oleh Prabowo ia mengucapkan bela sungkawa terhadap meninggalnya 6 orang dan terlukanya ratusan masyarakat yang menjadi korban kekerasan pada dini hari yang terjadi dini hari lalu.

Prabowo juga menambahkan bahwa "Kami mendukung semua penggunaan hak konstitusional yang berahlak damai dan tanpa kekerasan, dalam perjuangan politik kebangsaan kita,oleh sebab itu saya menghimbau kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasinya, dan semua pihak berwajib untuk menahan diri untuk tidak melakukan kekerasan fisik"

Pihak Prabowo juga meminta agar kekerasan tadi malam yang telah mencoreng martabat bangsa Indonesia jangan boleh terjadi lagi,jika hal ini terjadi lagi maka akan sangat sulit untuk menyatukanya kembali

Berikut adalah tanggapan Prabowo Subianto atas aksi 22 Mei

Novel Bamukmin Sebut Demonstrasi Akan Kembali Digelar Hari Ini


Newdaily.News - Petinggi Front Pembela Islam (FPI), Novel Bamukmin mengatakan bahwa mereka akan kembali menggelar aksi demo di depan gedung KPU dan Bawaslu, Jakpus, pada hari ini, Rabu (22/5/2019).

Demo ini dinamakan Aksi Bela Kedaulatan Rakyat. Novel mengatakan bahwa aksi ini adalah aksi damai, seperti aksi 411 yang tidak terpengaruh dengan provokasi.

"Dari pengalaman yang ada yaitu aksi Islam berjilid jilid masa kita ga pernah terpancing dengan provokator bahkan aksi 411 ditembaki gas air mata saja kita tidak melawan," ucapnya dilansir dari Okezone.

Namun, dia belum mengetahui berapa jumlah massa yang akan ikut dalam aksi demo ini. Pasalnya, pihak kepolisian telah memulangkan beberapa massa dari daerah lain yang hendak menuju Jakarta.

"Massa belum bisa diprediksi mengingat banyak juga dirazia oleh aparat dan sudah dipulangkan," ujarnya.Dilansir dari Indozone.id

Anies Sebut 6 Orang Meninggal Dan 200 Korban Di Rumah Sakit



Newdaily.news - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa hingga Rabu pagi lebih dari 200 korban dibawa ke sejumlah rumah sakit dan terdapat 6 korba meninggal dunia pada aksi penolakan hasil rekapitulasi pemilu 2019

"Data per jam sembilan pagi, ada sekitar 200 orang dibawa ke lima rumah sakit di Jakarta, dan enam orang meninggal dunia," kata dia di Balai Kota Jakarta, Rabu (22/05/19).

Anies mengatakan, akan dilakukan investigasi dan visum guna mengetahui lebih lanjut penyebab dan pengobatannya. Ia menambahkan penanganan korban di rumah sakit akan dibiayai oleh Pemprov DKI Jakarta. Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan terprovokasi.

"Jaga ketertiban, jaga keamanan. Damai dibutuhkan oleh semuanya. Saya mengimbau semua pihak yang ada di lapangan, jaga hati, tenang dalam suasana dalam mengungkapkan pikiran," tutup Anies.

Sementara itu, aksi penolakan hasil rekapitulasi pemilu 2019 sudah terjadi sejak Selasa, 21 Mei 2019 dan masih berlanjut hingga kini di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, dan sepanjang ruas Jalan MH. Thamrin, Jakarta.- Dilansir dari Indozone.id

Massa Masih Bertahan di Sekitar Tanah Abang



Newdaily.news - Hingga Rabu pagi ini, massa dilaporkan masih bertahan di sekitaran Pasar Tanah Abang, di Jalan Fachrudin, Jakarta. Massa masih menggunakan batu dan petasan yang diarahkan kepada petugas gabungan.

Massa masih memblokade jalan dengan membakar ban dan menutup jalan dengan menggunakan seng.

Bentrokan antara massa dengan personel Brimob dilaporkan sempat beberapa kali terjadi. Sementara itu, gas air mata yang disemprotkan juga masih terasa.

"Baru saja terjadi bentrok antara sejumlah massa dengan personel Brimob di Jalan Fachrudin, depan Hotel Millennium sekitar pukul 07.00 WIB," kata Kelik yang menjadi saksi bentrokan, melansir ANTARA.

Sebelumnya, setelah sempat membubarkan diri sejak pukul 20.30 WIB, massa ada yang kembali berkonsentrasi di depan Gedung Bawaslu pada pukul 21.30 WIB dan melakukan orasi-orasi - Dilansir dari Indozone.id

Awal Mula Ricuh Massa Anarkis Di Depan Bawaslu 22 Mei Dini Hari



Newdaily.news - Awal mula kericuhan terjadi di dekat Bawaslu Selasa malah hingga Rabu dini hari,Polri menyebut ada kedatangan massa diduga teroganisir yang memicu kericuhan di dekat Bawaslu.

"Sekitar pukul 23.00 WIB tiba-tiba ada massa, massa kita tidak tahu massa itu dari mana. Massa yang berulah anarkis, provokatif berusaha merusak sekuriti barrier dan memprovokasi petugas. Sesuai dengan SOP tidak boleh lagi ada massa aksi sangat larut malam petugas menghalau dengan mekanisme yang ada," ujar Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal dalam jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Dikatakan bahwa Massa ini berbeda dengan massa yang mulanya menggelar aksi di depan Bawaslu, Selasa (21/5). Sebab massa yang berdemo di depan Bawaslu sudah membubarkan diri sekitar pukul 21.00 WIB.

Polisi terus mengimbau hingga pukul 03.00 WIB agar massa membubarkan diri.

Massa malah meyerang petugas dengan brutal, bukan dengan memaki dengan kata-kata kasar tetapi melemparinya dengan batu dan bahkan melempar molotov dan juga petasan berukuran besar ke arah petugas.

Setelah massa di depan Bawaslu berhasil diurai, sekitar pukul 02.45 WIB ada sekelompok massa yang datang.

"Ada sekolompok massa lagi, lain daripada massa tadi, massa tadi sudah terurai oleh petugas.Dari insiden tersebut polda metro jaya mengamankan 58 orang yang diduga provokator," kata Iqbal.

Polisi Siapkan 38 Ribu Personel Untuk Amankan Aksi Demonstrasi Pada 22 Mei


Newdaily.news - Beredar banyak kabar yang menyatakan akan terjadi demonstrasi yang bertepatan dengan hari pengumuman KPU. Dan Mabes Polri telah mendengar kabar tersebut.

Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa polisi telah menyiapkan rencana pengamanan untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan.

Demonstran yang menentang soal tindak kecurangan yang dilakukan oleh kubu 01 dan merasa masyarakat Indonesia telah dibohongi.

Pihak dari kubu 02 yaitu Sandiaga Uno sudah mengatakan agar demonstrasi yg dilakukan pada tanggal 22 Mei nanti tetap dalam koridor hukum dan taat konstitusi

CAWAPRES SANDIAGA UNO AKSI 22 MEI TETAP DALAM KORIDOR HUKUM DAN TAAT KONSTITUSI



Newdaily.news - Calon wakil Presiden 02 Sandiaga Salahuddin Uno atau biasa di panggil Sandiaga Uno ingin masyarakat yang akan mengikuti aksi pada 22 Mei 2019 tetap berada dalam koridor hukum yang ada.

"Ya semuanya tentunya dalam koridor hukum, taat konstitusi dan para aparat jangan terlalu berlebihan karena masyarakat ini masyarakat yang cinta damai. Mereka semua ingin mengutarakan ekspresi yang dilindungi undang-undang juga," kata Sandiaga di Rumah Siap Kerja, Jakarta Selatan, Minggu (19/5/2019).

Ia juga menghimbau masyarakat supaya bertindak tidak anarkis dan tetap menjaga situasi tetap damai.

"Untuk para pendemo pastikan kegiatan ini damai, tidak anarkis, provokatif, tidak mengintimidasi. Tapi sampaikan apa yang disuarakan masyarakat yaitu pemilu yang jurdil," tegas Sandiaga Uno.

Apa yang akan dilakukan masyarakat nanti, merupakan bentuk demokrasi yang mereka anggap tidak adil (Curang).

"Kita melihat banyak sekali temuan-temuan yang dilaporkan, kita berharap di beberapa hari ke depan penyelenggara pemilu bisa memperbaiki supaya tuntutan masyarakat itu bisa terealisasi dan aksi-aksi ini adalah bagian dari demokrasi kita," ujarnya.

Dalam aksi Demo nanti ia tidak bisa memastikan akan hadir atau tidak. Karena ia dan Prabowo Subianto akan melakukan koorsinasi terlebih dahulu

"Ini belum diputuskan, saya berkoordinasi terus sama Pak Prabowo. Yang saya sampaikan perlu digarisbawahi, saya akan bersama dengan Pak Prabowk berada di belakang Beliau, mendukung Beliau sampai proses ini tuntas," pungkas Sandiaga.

Aksi People Power pada 22 Mei Takkan Terjadi karena Alasan Ini


PENGAMAT Intelijen memprediksi, aksi people power yang disuarakan oleh  Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, tidak akan terjadi saat pengumuman hasil Pemilu 2019 oleh KPU pada 22 Mei mendatang.
Alasannya, koalisi partai yang tergabung di dalamnya sudah tidak lagi akur. Karena adanya perbedaan sikap politk.

Yang menjadi catatan , bukan pada saat pengumuman pemenang presiden dan wakil presiden terpilih, melainkan pasca-pengumuman sampai pada pelantikannya.

Sementara, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibun menyatakan, pihaknya tidak akan ikut-ikutan gerakan people power yang digagas Amien Rais karena tak ingin membuat resah masyarakat.Jika memang ada pihak yang tidak puas dengan hasil pemilu, sudah sepatutnya dilakukan dengan cara kontitusional dan tidak dengan melakukan pengerahan massa.

Ganti Istilah
Sebelumnya, Amien Rais, anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, meminta pendukung 02 mengganti istilah people power dengan Gerakan Kedaulatan Rakyat.
Pernyataan Amien Rais tersebut disampaikan saat menghadiri Pemaparan Kecurangan Pemilu 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5/2019).
Menurut Amien Rais, penggantian istilah tersebut karena selama ini ada sejumlah orang yang dijerat dengan pasal makar karena menyebut people power.
Mereka di antaranya adalah politikus PAN Eggi Sudjana, politikus Partai Gerindra Permadi, dan Mayor Purnawirawan Jenderal Kivlan Zen.

"Saya ingatkan, Eggi Sudjana ditangkap polisi karena bicara people power, tapi kita gunakan gerakan kedaulatan rakyat," ujar Amien Rais
Pernyataan Amien Rais tersebut terlontar di pengujung acara pemaparan kecurangan yang dihadiri ratusan pendukung, relawan, dan sejumlah Jenderal purnawirawan TNI yang selama ini mendukung Prabowo-Sandi.










IBU-IBU NEKAD HADANG PRESIDEN JOKOWI


Newdaily.news - Dilihat dari gambar diatas ada Seorang ibu - ibu yang tengah menghadang mobil yang membawa presiden Jokowi.

Apasih yang dilakukan ibu - ibu tersebut

Dikutip dari video instagram @lambe_turah


Dari video di atas kita dapat melihat betapa  nekadnya ibu - ibu tersebut menghadang mobil presiden yang sedang melaju, dari kutipan lambe turah menjelaskan bahwa ibu - ibu tersebut menghadang mobil Presiden dengan alasan hanya ingin menyalaminya saja.

Tindakanya sungguh sangat membahayakan nyawanya apalagi ibu - ibu tersebut membawa anak dan di tinggalkanya begitu saja di tepi jalan

Sumber IG : @lambe_turah

PRABOWO MINTA 570 KORBAN YANG TEWAS DALAM PENYELENGGARAAN PEMILU DIAUTOPSI


Newdaily.news - Calon presiden nomor urut 02, yaitu Prabowo Subianto meminta agar 570  korban di autopsi, supaya dapat menjelaskan penyebab dari meninggalnya korban.

"Kita sebenarnya berharap bahwa pemerintah lakukan investigasi penyelidikan dan melakukan autopsi sehingga jelas kita tau sebabnya apa," ujar Prabowo lewat pidato politik di ruang kerjanya yang dibagikan Tim Media Badan Pemenangan Nasional (BPN), Kamis (16/5/2019).

"Ada yangg meninggal usia 19 tahun, 21 tahun, 30 tahun, tidak mungkin seusia itu mati karena kelelahan, sejarah Republik Indonesia baru sekarang terjadi dalam sebuah Pemilu lebih dari 570 petugas meninggal dalam keadaan penuh tanda tanya," ujar Prabowo.

Prabowo sangat menyayangkan pemerintah yang seolah tak berniat mengurus ataupun mengautopsi para korban, Bahkan dia membandingkan kasus kematian ratusan anggota kelompok petugas Pemilu ini dengan matinya enam ekor sapi secara mendadak di Kabupaten Lamongan. Dia merasa, penanganan dinas kesehatan setempat kepada sapi lebih tanggap ketimbang ratusan jiwa manusia yang meninggal dunia pasca Pemilu 2019.

"Ada beberapa ekor sapi di Kabupaten Lamongan, mati mendadak, kemenkes, dinkes melakukan autopsi kepada sapi-sapi tersebut, kalau tak salah 6 ekor sapi. (Sedangkan) 570 anak bangsa meninggal sangat mengherankan tidak ada upaya mencari tahu kenapa mereka meninggal," kritik Prabowo membandingkan.

Prabowo juga mendesak supaya pemerintah mengusut dan menuntaskan kasus tersebut.

VIRUS CACAR MONYET SUDAH CAPAI SINGAPURA




Newdaily.news - Dilansir dari berita @detik.com bahwa Pihak berwenang Singapura telah mengonfirmasi kasus monkeypox atau cacar monyet pertama di negara itu, yang didapati pada seorang warga Nigeria yang tiba di Singapura 28 April lalu. Pria 38 tahun itu dinyatakan positif terjangkit virus cacar monyet pada 8 Mei.

Sehari setelah kedatangannya di Singapura, pria tersebut menghadiri lokakarya dua hari. Pada 30 April, ia menderita demam, nyeri otot, ruam kulit dan menggigil. Dia menghabiskan sebagian besar waktunya satu minggu kemudian di kamar hotelnya, hingga akhirnya pada tanggal 7 Mei harus dibawa dengan ambulans ke RS Tan Tock Seng.

Pria itu mengatakan bahwa sebelum kedatangannya di Singapura, ia menghadiri sebuah pernikahan di Nigeria, di mana ia mungkin mengonsumsi daging hewan liar, yang bisa menjadi sumber penularan virus cacar monyet.

Mungkin banyak warga di indonesia yang masih asing dengan virus cacar monyet, disini saya akan menjelaskan apa sih virus "Cacar Monyet" dan apa sih penyebabnya?

APA SIH VIRUS CACAR MONYET?

Cacar monyet adalah sebuah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus cacar monyet yang dapat timbul pada hewan tertentu seperti monyet, tikus Gambia dan tupai. Gejalanya dimulai dengan demam, sakit kepala, nyari otot, pembengkakan kelenjar getah bening dan rasa lelah.

Cacar monyet paling sering ditemukan di daerah Afrika Tengah dan Afrika Barat.

APA SIH GEJALA PADA PENDERITA?


  • Demam
  • Sakit kepala
  • Tubuh terasa lemas
  • Sakit pada otot dan persendian
  • Ruam kulit
BAGAIMANA CARA MENGOBATINYA?

Menurut pernyataan dari Dirjen P2P Kemenkes RI, cacar monyet biasanya merupakan penyakit yang dapat sembuh sendiri dengan gejala yang berlangsung selama 14 – 21 hari. Kasus yang parah lebih sering terjadi pada anak-anak dan tergantung pada tingkat paparan virus, status kesehatan pasien dan tingkat keparahan komplikasi.

Kasus kematian bervariasi tetapi kurang dari 10 persen kasus yang dilaporkan. Penderita penyakit ini sebagian besar di antaranya adalah anak-anak.

Tidak ada pengobatan khusus atau vaksinasi yang tersedia untuk infeksi virus monkeypox. Pengobatan simptomatik (pengobatan untuk meredakan gejala dari penyakit) dan suportif dapat diberikan untuk meringankan keluhan yang muncul.

APAKAH SUDAH MENYEBAR DI INDONESIA?

Hingga saat ini belum ditemukan kasus cacar monyet di Indonesia. Tapi walaupun belum terjadi kasus tersebut alangkah baiknya mengenali gejalanya terlebih dahulu,supaya mendapatkan penanganan yang terbaik.

TERJADI KERIBUTAN DI SALAH SATU MALL DI MAKASAR



Newdaili.news - Telah terjadi sebuah keributan yang terjadi di salah satu Mall di daerah Makasar.

Dilihat dari postingan instagram @lambe_turah Kejadian tersebut terjadi senin malam 13 Mei 2019 pada pukul 19.30 WITA
Dan disini kita mendapatkan dua video tersebut yg telah di post oleh akun instagram @lambe_turah


Terlihat di video pertama keributan terjadi di sekitar area parkir dari mall tersebut,dan ada salah satu Ojol (Ojek Online) yang terlibat keributan.

 


Dan terlihat ada banyak warga maupun pengunjung mall yang panik atas kejadian tersebut, Dan masih belum jelas Penyebab dari keributan di salah satu Mall di Makasar tersebut.
Mungkin nanti akan ada pihak yg bertanggung jawab atas kejadian tersebut


Tersangka pengancam penggal kepala jokowi terancam hukuman mati

TERSANGKA PENGANCAM PRESIDEN JOKOWI TERANCAM HUKUMAN MATI


NewDaily - Tersangka yang berinisial HS(25) yang merupakan tersangka pengancam Presiden Joko Widodo  tersebut terancam hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Tersangka diancam dengan pasal makar karena telah dianggap mengancam keamanan negara dan juga mempunyai niat untuk membunuh kepala negara (Presiden JokoWidodo)

"Terhadap tersangka ini, kami jerat Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP, Pasal 335 KUHP, Pasal 27 ayat 4 Undang-undang ITE, karena yang bersangkutan patut diduga dan disangka melakukan perbuatan dugaan makar dengan maksud membunuh dan melakukan pengancaman terhadap presiden," ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary, di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/5/2019).

Menyoal apakah benar Hermawan mau membunuh Jokowi atau hanya main-main, Ade menuturkan, motifnya masih didalami penyidik. "Ya ini sedang didalami," kata Ade.